Kamis, 02 Februari 2017

6 Cara Menanam Kecambah




Menumbuhkan kacang-kacangan, sayuran, benih, dan padi-padian adalah cara mudah untuk meningkatkan secara eksponensial faktor nutrisi bahan-bahan pangan sederhana. Dengan menanam alfalfa atau lentils, anda dapat meningkatkan mikronutrien sekaligus mengintegrasikan makanan aktif yang lezat ke dalam menu makanan. Semua ini adalah menu lezat dan sajian mengejutkan yang bisa Anda buat sendiri di rumah hanya dengan sedikit bahan dan langkah pembuatan. Pelajari proses dasar dan instruksi spesifik menumbuhkan polong-polongan, padi-padian, biji-bijian, bahkan bagaimana menumbuhkan bibit sayuran Anda sendiri. Lihatlah Langkah 1 untuk informasi lebih lanjut.

Petunjuk Dasar dan Materi yang Dibutuhkan



1. Pilihlah jenis kecambah yang hendak mulai ditumbuhkan. Benih organik, kacang-kacangan, atau biji-bijian, semua dapat ditumbuhkan dengan metode dasar yang sama. Pastikan Anda mendapat benih organik atau bebas pestisida khusus untuk menumbuhkan kecambah yang bisa dimakan. Banyak benih komersial, juga yang digunakan untuk pertanian, sudah dilapisi fungisida, pestisida dan hal lain yang tidak akan mau Anda makan. 
Bereksperimenlah dengan beragam benih dan tumbuhan polong agar dapat belajar jenis kecambah apa yang paling Anda sukai. Tak butuh banyak persiapan dan perangkat untuk memulai. 
Pilihlah di antara berikut ini:

Benih seperti wijen, bunga matahari, soba atau gandum hitam, atau labu kuning
Wijen atau Kacang-kacangan seperti kacang mung, miju-miju, buncis, kacang adzuki, atau kacang hijau
Biji-bijian seperti jelai, jagung, gandum, biji gandum, bayam atau gandum hitam
Benih sayuran seperti alfalfa, semanggi, lobak radish, kubis, kol, fenugreek, atau lobak turnip


2. Rendam benih di dalam kendi atau botol selama satu malam, dengan air bersih. Tuangkan cukup air untuk menampung benih, lalu biarkan mengendap. Tutup bagian atas kendi dengan kain katun tipis, atau sejenis kain jala seperti stoking wanita, sesobek kain, pokoknya apa saja yang bisa menutup bagian atas kendi/botol dengan sempurna dan bisa digunakan untuk meniriskan air di dalam kendi.Kendi atau botol berbahan kaca yang bersih dapat digunakan untuk menumbuhkan kecambah. Botol bekas acar, botol mason, atau unit tampung lain dari kaca, dapat digunakan. Jika masih ada cincin besi di mulut botol mason, gunakan itu untuk menjepit kain jala penutup, atau gunakan karet rambut, karet gelang, atau pengikat elastis lain.Jika Anda ingin menumbuhkan bibit seperti rumput gandum atau kacang ercis, Anda juga akan membutuhkan baki pembenihan, tanah, dan waktu yang dibutuhkan untuk bercocok tanam.


3. Keringkan dan bilas kecambah dari air dua kali sehari. Secara umum, Anda harus membilas semua jenis kecambah setiap pagi dan sore, lalu meniriskan mereka sepenuhnya untuk memancing proses pembenihan atau perkecambahan, tanpa mengangkat dari kendi.Saat menumbuhkan kacang-kacangan, lazim buat Anda menyiramkan air ke dalam kendi setelah beberapa hari untuk memecah cangkang dan merangsang pertumbuhan kecambah.


4. Pertahankan situasi dan kondisi yang tepat untuk pertumbuhan. Kendalikan kelembaban dengan membilas kecambah secara teratur, namun Anda juga akan harus mempertahankan suhu yang tetap untuk merangsang pertumbuhan. Jaga agar kecambah tetap dalam suhu antara 10 sampai 21 derajat Celcius.Jika rumah Anda selalu bersuhu dingin setiap satu waktu tertentu per tahun, berarti Anda butuh pemanas. Pemanas berukuran 8-watt yang biasa dipakai memanaskan tangki reptil yang ditempatkan di bawah kecambah akan cukup membantu. Penempatan dan suhu ini tidak akan membakar dan merusak pertumbuhan.Beberapa kecambah, seperti lobak, akan tumbuh lebih baik dalam kegelapan, namun tetap butuh cahaya setelah bertunas agar menghijau dan tumbuh makin besar. Secara umum, sebagian besar kecambah dapat berkembang dengan baik di pencahayaan dan suhu ruangan normal.


5. Gunakan kecambah segar sesegera mungkin. Begitu Anda puas dengan panjang kecambah, nikmati segera bersama hidangan roti isi, salad, atau sup. Mereka bagus dan tahan disimpan di lemari es selama sekitar lima hari, namun akhirnya akan mulai berubah warna menjadi cokelat dan agak lengket, yang berarti sudah saatnya dibuang dan menumbuhkan kecambah baru.Setiap variasi kecambah sedikit berbeda dalam perawatan dan lamanya waktu yang dibutuhkan untuk tumbuh, begitu dibasahi dan ditumbuhkan selama beberapa jam. Ada yang dapat bertahan dalam botol/kendi selama beberapa hari untuk kemudian tumbuh lebih panjang dan lembut, ada pula yang harus ditanam ulang ke baki pembibitan agar pertumbuhan lebih optimal dan rasa lebih enak. Bacalah bagian berikut ini untuk informasi tentang jenis kecambah spesifik yang ingin Anda tumbuhkan.Beberapa kecambah ada yang perlu dipisahkan dari cangkang setelah bertunas selama beberapa hari. Aduk kecambah di dalam air untuk membantu memisahkan dari cangkang, dan pastikan untuk meniriskannya lagi kemudian.


Benih Bertunas



1. Mulailah dengan sekitar satu cangkir benih pilihan Anda. Semua benih organik dan yang bisa dimakan sama bagusnya untuk ditunaskan. Proses perendaman akan membuka cangkang dan mengaktifkan proses pembenihan, menghasilkan kandungan bergizi yang tidak beda dengan benih asalnya, namun sarat gizi.Benih yang dapat dimakan, seperti buah labu, bunga matahari, dan wijen, umumnya ditunaskan. Jenis ini cepat bekerja dan lezat, karena sarat berisi kandungan bergizi tinggi.Benih sayuran seperti clover, alfalfa, lobak, kol, klabat, atau kale membuahkan kecambah yang lembut dan lembek, berisi mikronutrien. Inilah jenis kecambah yang lazim disajikan bersama roti isi, yaitu campuran sayur-mayur ringan.


2. Rendam dalam air dingin antara 4 – 6 jam. Ukur benih yang Anda masukkan ke botol/kendi pertunasan lalu isi dengan air dingin bersih, sekitar satu inci. Jika benihnya berdebu atau tersaput sedimen lain, bilas dulu sebelum menambahkan air.Rendam selama 4 jam dalam suhu kamar. Tinggalkan dan taruh di pojok dapur. Setelah itu tiriskan airnya secara menyeluruh dan biarkan benih mulai bertunas.


3. Biarkan benih kecambah yang dapat dimakan bertunas antara 12 sampai 24 jam. Setelah meniriskan airnya, jangan disentuh dulu sekitar seharian. Benihnya akah mulai bertingkah seolah siap tumbuh, dan ini artinya Anda akan mendapatkan hasil. Setelah sehari, mereka siap dimakan!Setelah sehari, angkat benih dari botol/kendi dan uraikan di handuk kertas agar kering benar. Taruh kembali ke mangkuk atau tampungan lain dan simpan di kulkas. Setelah beberapa hari, mestinya sudah matang dang siap dimakan.Secara umum, benih wijen menjadi pahit jika dibiarkan lebih dari enam jam. Cobalah angkat sebelum itu, lalu keringkan secara menyeluruh.


4. Biarkan benih sayuran bertunas sampai sekitar 6 hari. Benih sayuran akan makan waktu sedikit lebih lama untuk bertunas sepenuhnya ke panjang yang diinginkan, bisa 5 atau 6 hari. Meski sebenarnya sudah bisa dimakan di setiap tahapan, hasil tunasnya akan paling lembut dan bergizi setelah beberapa hari. Bilas terus secara teratur dan keringkan dengan baik. Akan lebih baik kalau ditaruh di botol atau kendi dalam posisi terbalik agar sisa kelembaban dapat terpancing keluar dan menjaga tunas tetap segar.Gunakan mata dan hidung untuk memeriksa kesegaran tunas benih sayuran. Mereka akan berubah warna jadi cokelat dan berbau agak seperti chlorin kalau tidak segar.


5. Pertimbangkan menunaskan kacang-kacangan kalau mau cepat dimakanBenih kacang-kacangan seperti almon, hazel, dan other jenis berminyak lain lazim direndam selama beberapa jam untuk "mengaktifkan" dan membuat isinya lebih bergizi. Manfaat gizi dari kacang yang direndam untuk mengaktifkan pertunasan sebelum dimakan, sebetulnya belum benar-benar dikonfirmasi, tetapi kalau Anda tertarik mencoba, proyek ini mudah dilakukan.

Menunaskan Benih Wijen



1. Pilih yang jenis buncis atau polong untuk ditunaskan. Mungkin yang paling enak dan paling dikenal adalah yang jenis buncis. Hasil tunas jenis wijen tebal dan bergerinjal, sehingga sarat gizi dan rasanya enak, penuh mikronutrien aktif dan cita rasa. Jenis wijen yang umum ditunaskan meliputi:miju-miju, terutama yang hijau atau cokelatbuncis atau garbanzokacang mung, yang umumnya dijual di pasar sebagai "tauge"kacang hijau.


2. Rendam wijen dalam air hangat.Mulailah dengan sekitar setengah cangkir kacang kering (mereka cenderung menggemuk seraya menghisap air dan akhirnya lepas dari cangkang). Airnya tidak boleh sampai beruap, tetapi hangat disentuh, seperti sajian teh panas yang menghangat setelah dibiarkan terlalu lama. Di dalam botol, rendamlah kacang selama setidaknya 12 jam.Karena wijen akan menggemuk lumayan besar, pastikan ada cukup ruang di dalam botol dan kacang terendam sampai beberapa inci untuk memastikan mereka benar-benar basah.


3. Biarkan bertunas sampai sekitar 3 hari penuh. Bilas dua kali sehari dan letakkan botolnya terbalik agar benar-benar kering seiring bertunas. Kadang pada hari pertama atau kedua, Anda mungkin harus mengocok botolnya sedikit untuk melepaskan kacang dari cangkang. Jika ada yang tidak lepas, tak usah cemas. Anda tetap dapat melepasnya sebelum dimakan, bila perlu. Kacang adzuki biasanya butuh sekitar 4 hari untuk bertunas sepenuhnya dan rasanya enak. Beri tambahan waktu bila perlu.


4Keringkan benih dan taruh di kulkas.Setelah masa bertunas selesai, Anda dapat mengangkat kacang dari dalam botol, keringkan dan keluarkan dengan lembut dari dalam botol, lalu pisahkan sisa cangkang yang masih belum lepas, atau biarkan saja kalau mau (bisa dimakan, tetapi rasanya agak pahit). Simpan di kulkas sekitar seminggu, awasi dan jaga agar tetap kering.Tunas kacang baik dijadikan topping untuk sup berbasis kaldu, seperti pho ala Vietnam atau hidangan pedas lain. Mereka juga bagus buat salad dan roti isi.

Menunaskan Gandum



1. Pilihlah gandum yang hendak ditunaskan sebagai alternatif mentahKarena gandum mentah tidak bisa dimakan kecuali dimasak terlebih dahulu, membuat sulit penggemar makanan mentah untuk menikmatinya. Namun kegiatan menunaskan gandum membuatnya mudah dicerna dan bergizi. Tanpa dimasak pun, Anda tetap dapat menikmati gandum seperti gandum hitam, tepung gandum, barley, atau jagung, tanpa harus terlebih dulu dipanggang dan mengurai mikronutrien di dalamnya.Gandum yang ditunaskan mampu menetralisir asam fitat yang sulit dicerna, melepas vitamin dan gizi yang biasanya tidak terkandung dalam gandum mentah. Ini membuatnya ideal dijadikan bubur, dipanggang, dan dijadikan tepung. Oat yang masih berkulit, seperti yang biasa Anda beli di toko untuk membuat oatmeal, tidak akan bertunas. Untuk menunaskan gandum, Anda harus membeli seluruh gandum yang masih bercangkang, mentah dan organik. Jenis gandum lain hanya perlu direndam saja. Anda bisa memfermentasikan oatmeal dengan pasta miso semalaman, untuk mendapatkan pilihan kultur langsung yang cepat.


2. Rendam seluruh gandum dalam air hangat. Jumlah gandum akan membengkak tiga kali lipat selama direndam, jadi pastikan botol atau kendinya cukup besar untuk menampung tiga kali lipat tepung yang Anda rendam. Rendam gandum selama sekitar 6 jam, lalu tiriskan airnya secara menyeluruh dan tunaskan gandum di suhu kamar selama 2 hari. Bilas secara teratur dan tiriskan sampai kering.Jagung harus melewati proses pra-rendaman yang agak panjang, sekitar 12 jam sebelum air ditiriskan dan dibiarkan bertunas.Amaranth, quinoa, dan jawawut, umumnya disalahartikan sebagai variasi biji-bijian atau beras, sebenarnya merupakan gandum alkalin, dan dapat ditunaskan sempurna dengan cara ini.Barley tidak akan sepenuhnya bertunas, tetapi Anda dapat mengaktifkan proses percekambahannya, dengan cara yang sama seperti memproses barley untuk membuat alkohol, yaitu dengan "menunaskannya" selama 12 jam. Ini akan mengaktifkan proses perkecambahan dan meluruhkan cangkang.


3. Membuat tepung bertunas. Untuk mengubah gandum bertunas menjadi tepung, Anda butuh dehidrator makanan dan penggiling khusus untuk gandum dan biji-bijian. Setelah bertunas, dehidrasikan gandum selama 12 jam lalu giling sampai sepenuhnya berintegrasi menjadi tepung, setelah sebelumnya dipilah-pilah kalau mau. Anda dapat menyimpan tepung bertunas ini di kulkas untuk memperpanjang umurnya, lalu gunakan untuk berbagai keperluan memanggang tepung.

Menumbuhkan Tunas dan Bibit Sayuran



1. Menunaskan bibit sayuran pertama Anda untuk proyek yang lebih besar, kelak. Proses untuk memulai sekelompok kecil bibit sayuran dengan wheatgrass, tunas kacang, atau biji bunga matahari, sangat mirip, meski sedikit lebih intensif soal peralatan, dibanding menunaskan biji-bijian di dapur. Namun pada proyek ini Anda akan mampu merampingkan hasil panen, membuatnya jadi investasi yang bagus, terutama jika Anda suka tunas wheatgrass atau tunas segar di salad Anda.Mulailah proses tunas Anda seperti biasa, dengan merendam benih, kacang hijau, atau biji bunga matahari di dalam botol dan membiarkan mereka berkecambah selama beberapa hari sebelum membilas secara menyeluruh dan dipindahkan baki pembibitan.Tunasnya harus memiliki panjang akar sekitar seperempat inci sebelum dipindahkan ke baki pembibitan. Tergantung apa yang hendak Anda tanam, waktu yang dibutuhkan dapat bervariasi, kemungkinan 3 atau 4 hari.


2. Ambil beberapa baki pembibitan.Sistem perkecambahan di luar ruangan biasanya terdiri atas beberapa buah baki pembibitan tempat tunas bertumbuh, dengan kain jala atau lubang-lubang di bagian bawah untuk meniriskan air. Ini banyak tersedia di toko-toko peralatan perkebunan, atau Anda bisa membuat sendiri dengan melubangi baki apa saja yang cukup besar menampung tanah seluas sekitar 30 cm².


3. Isi baki pembibitan dengan tanah.Penuhi baki pembibitan dengan tanah. Anda tak butuh banyak, karena tunas akan cenderung tumbuh di bagian atas dan tidak membuat sistem akar yang dalam, namun akan tetap lebih baik jika ada cukup tanah untuk menyerap dan menahan air, agar tidak cepat kering.Lembabkan tanah secara menyeluruh dengan air dan biarkan genangannya memudar sebelum memindahkan tunas ke petak tersebut.Lazim pula menderetkan bagian dasar baki dengan potongan-potongan selimut agar tanah tetap lembab dari bawah, sekaligus menggabungkan sedikit vermiculite—sekitar satu cangkir per 10 x 10 baki—untuk memancing pertumbuhan.


4. Gelar tunasnya ke tanah. Letakkan tunas secara merata di bagian atas tanah, sebar merata agar tidak ada yang saling bertumpuk dan menyebabkan jamur. Gunakan tutup baki atau selimut biasa untuk menutup baki pembibitan. Tekan dengan lembut benih-benihnya agar mantap masuk ke tanah. Anda tidak harus “menanam” mereka.

5. Sirami dengan air dua kali sehari dan jaga agar akses cahaya tetap remang-remah. Beberapa kali sehari, uapkan tunas Anda dan terus awasi mereka. Pastikan mendapat cukup air dan sirkulasi udara agar tumbuh dengan baik, dan jaga agar tetap berada di suhu kamar, jika mungkin. Menumbuhkan tunas di dalam gudang dengan banyak pojokan sejuk bisa jadi tempat yang bagus untuk menyimpan proyek ini.
6
Panen hasil tunas atau rumput setelah sekitar 10 hari. Wheatgrass akan tumbuh tinggi dan hijau setelah seminggu, tetapi berilah waktu tambahan beberapa hari lagi agar kandungan gizinya mencapai puncak. Tunas kacang akan rimbun, berubah cantik kehijauan, dan akan mencapai puncaknya yang empuk dan lezat pada hari kesepuluh. Panenlah bagian atasnya dan biarkan teruskan tumbuh, kalau mau, atau pertimbangkan untuk mulai bercocok tanam lebih luas.

Minggu, 01 Januari 2017

9 MANFAAT POHON PISANG

 



Pisang merupakan suatu komoditi yang paling banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Yang menjadi alasan digemari buah yang berwarna kuning ini adalah harganya yang cukup terjangkau dan juga memiliki kandungan gizi serta vitamin yang cukup untuk menyehatkan badan.

Pisang juga merupakan suatu tanaman yang bisa dikatakan tidak sulit untuk dibudidayakan. Sebab tanaman ini dalam perawatannya tidak menggunakan terlalu banyak pupuk.

Secara umum, pisang dapat hidup di daerah yang tinggi maupun rendah. Artinya dalam membudidayakan pisang kita tidak perlu repot-repot untuk mencari daratan yang bagus dari segi permukaan.

Buah yang memiliki kandungan 110 kalori dan 30 gram karbohidrat serta 1 gram protein ini memiliki segudang gizi yang besar. Hampir seluruh bagian pohong pisang dapat digunakan.

Seperti halnya jantung pisang dapat digunakan sebagai pelengkap untuk sayur singkong (ubi), begitu juga daunnya sebagai pembungkus makanan tradisional dan batangnya dapat diolah sebagai makanan bagi sebagian masyarakat papua.

Berdasarkan penelitian orang yang makan 3 buah pisang itu sama halnya memberi 1500 mg potasium yang berguna menambah tenaga bagi tubuh. Buah yang kaya akan vitamin dan mineral ini berguna untuk membangun perbaikan dan regenarasi tulang.

Vitamin dan mineral yang terkandung di dalamnya diantara lain vitamin B kompleks (0,5 mg), vitamin C (9 mg), kalium (459 mg), magnesium (34 mg), zat besi (0,3 mg), serat (3 gr), protein (1 gr), folat (25,0 mcg), riboflavin (0,1 gr), niacin (0,8 mg)

Begitu banyaknya kandungan vitamin dan mineral yang dimiliki buah dengan nama latin M. acuminate ini menjadikan buah pisang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Berikut manfaat buat pisang yang tidak ketaahui sebagian orang.

Berikut manfaat dari pohon pisang

#1 Diabetes Tipe 1

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh kedokteran dan farmakologi mengkonsumsi 1 pisang dengan ukuran yang sedang dapat meningkatkan lipid dan insulin pada tubuh. Karena pisang kaya akan serat yang sangat cocok bagi penderita diabetes.


#2 Mengatasi Hipertensi

Hipertensi atau tekanan darah tingggi disebabkan karena obesitas, penyakit ginjal atau ketidakstabilan aorta maupun kelainan hormonal. Orang yang mengidap penyakit ini bisa mengakibatkan stroke, gagal ginjal bahkan kematian.

Dan kandungan serat pada buah pisang dapat mengikat lemak dan mencegah terbentuknya plak.

#3 Mengatasi Kurang Darah & Baik Untuk Darah

Seperti yang sudah kita jelaskan diawal bahwa pisang mengandung zat besi. Dengan  memakan dua buah pisang setiap hari. Maka bagi penderita anemia dapat terselematkan.
Begitu juga halnya kandungan vitamin B6 pada buah pisang berperan penting dalam memproduksi antibody dan hemoglobin. Sehingga dengan mengkonsumsinya mampu menjaga kadar gula dalam tubuh menjadi stabil.

#4 Meningkatkan Kekebalan Tubuh & Mengatasi Gatal Akibat Gigitan Nyamuk

Kandungan vitamin A dan C pada buah pisang mampu meningkatkan kekebalan tubuh untuk melawan infeksi. Dengan begitu tubuh akan semakin segar dan tentunya tidak lemas.
Dan rasa gatal akibat gigitan nyamuk dapat dihilangkan dengan pisang. Gunakanlah kulit pisang dan kemudian oleskan secara perlahan pada bagian tubuh yang terkena gigitan.

#5 Melancarkan Sirkulasi Udara & Meperlancar Sistem Pencernaan

Buah dengan nama ilmiah M. acuminate mengandung kalium dan potassium yang berkhasiat melancarkan peredaraan oksigen ke otak agar menjadi lebih lancar. 

Dengan memakan buah ini minimal satu hari dua kali akan dapat membantu melancarkan denyut jantung, mengurangi resiko terserang stroke dan mengatur hipertensi.
Selain itu buah yang berwarna kuning ini juga sangat ampuh membantu menyerap nutrisi pada sistem pencernaan. Sehingga orang yang makan buah pisang secara teratur akan terhindar dari sembelit dan susah buang air besar.

#6 Mengurangi Rasa Sakit Saat Haidh

Bagi sebagian kaum hawa belum begitu banyak mengetahui khasiat buah ini untuk mengurangi rasa sakit saat haidh. Dengan mengkonsumsi buah pisang sacara teratur maka rasa nyeri akan berkurang.


#7 Obat Penderita Asma & Liver


Penelitian yang dilakukan oleh Imperial College yang berpusat di London. 34 % anak-anak yang makan buah pisang minimal satu hari sekali berpeluang terhindar dari penyakit asma.
Dan begitu juga halnya apabila pisang dicampur madu makan akan mengobati penyakit liver. Karena stimulant pada campuran tersebut dapat meningkatkan nafsu makan bagi penderita liver.

#8 Bermanfaat Buat Ibu Hamil


Seorang ibu hamil sangat memerlukan makanan yang baik buat dirinya dan janin yang dikandungnya. Asam dan kalori sangat berperan penting dalam pembentukan janin.
Seperti halnya asam folat dapat mencegah terjadinya cacat pada anak dan kalori dapat membantu pembentukan sel-sel baru pada janin. Serta bagi ibu yang sering merasakan mual maka konsumsilah buah pisang untuk menjaga kadar gula menjadi stabil.

#9 Menghaluskan Kulit & Mengobati Jerawat

Dengan menghaluskan pisang dan ditambah sedikit madu maka kulit pada wajah akan terlihat cantik dan mulus serta mengurangi jerawat. Teksturnya yang lembut dan dingin inilah yang mampu menghaluskan kulit pada wajah
Jika ingin mendapatkan hasil yang optimal lakukanlah hal semcam ini serutin mungkin. Maka dalam beberapa hari jerawat dan kulit pada wajah akan tampil mulus dan percaya diri.


#10 Membantu Percernaan Usus & Luka Lambung


Jika anda biasanya menggunakan obat pencahar untuk mengurangi sembelit maka setelah membaca artikel ini cukuplah menggunakan buah pisang. Dengan menambahkan susu pada buah pisang maka akan membantu mengurangi terjadinya penyakit usus.
Usus sangat erat kaitannya dengan lambung maka kandungan yang dimiliki pisang yaitu anti-asam sangat membantu mengurangi terjadi asam lambung dan juga iritasi pada lambung.

#11 Menjaga Kesehatan Kedua Mata


Banyak tak menyangka bahwa pisang juga ternyata berkhasiat menjaga kesehatan mata. Vitamin A yang dimiliki oleh pisang mampu melarutkan lemak dan melindungi mata.
Dengan begitu asupan yang diberikan oleh pisang dapat mengurangi resiko kebutaan. Karena senyawa yang terdapat pada pisang ini mampu melindungi membran yang mengelilingi mata.
Antara pria dan wanita memilki kebutuhan vitamin A yang berbeda, misalnya pria membutuhkan 900 mikro gram dan wanita membutuhkan 700 mikro gram.
Selain itu di dalam 1 buah pisang terdapat alpha karoten dan beta karoten yang nantinya akan diubah menjadi vitamin A untuk menjaga kesehatan mata.

#12 Mengurangi Mood Booster


Disaat suasana hati anda sedang kacau, stress atau deperesi. Maka makanlah pisang karena kandungan triftopan yang dikandungnya sangat memiliki peran penting dalam pembentukan hormon serotonin.
Hormon inilah yang mengatur suasana hati anda. Dengan memakan pisang satu buah saja saat anda stress maka denganseketika otak anda akan lebih tenang.

#13 Aneka Olahan Bahan Makanan


Banyak koki ataupun ibu rumah tangga menggunakan pisang untuk berbagai macam makanan olahan. Seperti halnya membuat pudding, jus, smoothie atau makanan penutup.
Makanan kue atau[un roti akan terasa enak dan lezat jika ditambahkan olahan pisang. Karena aromanya yang khas bagi siapapun menciumnya akan langsung ingin mencoba memakannya.

Berikut Manfaat Jantung Pisang :
1. Mencegah Gejala Stroke – Gejala stroke sering menimpa orang tua di usia 40 tahun keatas. Oleh karena dengan mencegahnya maka kamu bisa manfaatin satu buah jantung pisang ambon.
Yakni dengan merebus pisang ambon lalu diperas dan diambil sarinya saja. Setelah itu minumlah sari tersebut sebanyak dua kali sehari untuk mencegah timbulnya stroke.
2. Menghindari dari Kolesterol – Pasa satu buah jantung pisang mampu mengikat lemak jahat yang terdapat dan menggumpal di dalam tubuh. Lemaknya ini nantinya akan dikeluarkan bisa melalui buang air.
3. Menyehatkan Perut – Jantung pisang diteliti oleh ahli kesehatan memiliki atau mengandung fiber yang tinggi sehingga dapat melancarkan sitem pencernaan tubuh manusia.
4. Menurunkan Kadar Gula – Bagi pendrita diabetes maka sangat dianjurkan untuk menngkonsumsii jantung pisang setiap hari. Karena kandungan memiliki indeks glikemik yang cukup rendah.
Indeks glikemik ini yang berfungsi dalam mengubag glukosa menjadi energi. Cukup dengan merebusnya maka sangat efektif dalam menurunkan kadar gula bagi penderita diabetes.
5. Kaya Kandungan Serat – Dilansir dari berbagai juonal kesehatan bahwa satu buah jantung pisang mengandung karboho=idrat, protein, k=mineral maupun vitamin seperti betakarotin dan vitamin B1.
6. Menurunkan Berat Badan – Apabila kamu ingin menurunkan berat badan yang berlebih maka konsumsilah jantung pisang tanpa menggunakan nasi putih. Sebab jantung bisa mampu memberikan efek kenyang lebih lama.
7. Melancarkan Siklus Darah – Sifat anti koagula yang dimiliki jantung ternyata mampu mencegah terjadinya penumpukan atau penggumpalan darah di dalam tubuh.
8. Menghindarkan dari Resiko Kanker – Ekstrak metanol yang dimiliki oleh jantung maka mampung mencegah efek radikal bebas yang menyerang tubuh. Zat yang menyerupai antioksidan tersebut akan mencegah radikal bebas yang masuk melalui organ tubuh sehingga akan mengakibatkan sel tubuh menua dan rusak.
9. Anti Penuaan – Jadi pada jantung pisang tidak hanya kandungan vitamin yang cukup tinggi namun dapat memperbaiki sel-sel yang rusak sebab kandungan flavoniodnya juga berfungsi sebagai anti radikal.
10. Mengobati Gondok – Ternyata setelah diteliti oleh pakar kesehatan jantung pisang memiliki yodium yang efektif dalam mengobati penyakit gondok
11. Menyembuhkan Luka – Zat etanol pada jantung mampu menghalangi perkembangan bakteri jahar yang dapat merusak sistem imun tubuh.
12. Meningkatkan Produksi Eritrosit – Eritrosit adalah nama lain dari sel darah merah. Jadi dengan mengkonsumsi jantung pisang yang memiliki kandungan zat besi akan membantu memproduksi hemoglobin dalam darah.
13. Mengontrol Menstruasi – Dilansir juga dari penelitian ahli kesehatan, jantung pisang yang direbus ternyata memiliki efek dalam mengontrol hormon progesteron sehingga darah haid yang keluar pada wanita dapat dikontrol dengan baik.
14. Mengurangi Stres – Kandungan magnesium ternyata mampu mengembalikan mood yang sempat hilang jadi dengan memakannya akan mengembalikan suasana hati yang sempat penat.
15. Meningkatkan Produksi ASI – ASI merupakan sumber nutrisi bagi bayi. Apabila ibu yang telah melahirkan mengkonsumsi rebusan jantung pisang maka dipercaya mampu dalam memperlancar ASI.

Manfaat Jantung Pisang Untuk Pengobatan


1. Mengobati Penyakit Malaria

Penyakit malaria merupakan penyakit yang sangat berbahaya karena nyamuk yang menempel ke tubuh manusia ini membawa virus yang mematikan. Cara mengobatinya diantara:
  • Sediakan lebih dahulu pisang ambon dan asam jawa masing-masing satu buah.
  • Kupaslah kulit buah dari pisang ambon tersebut.
  • Bakar dengan timbunan bara api selama lebih kurang 30 menit.
  • Lalu parut dan tumbuk sampai terasa halus dan bisa dilumat.
  • Peras airya dan saring di dalam gelas atau mangkuk.
  • Terakhir berikan perasan asam jawa dan minum pada pagi hari sebelum sarapan. Lakukan setiap hari.

2. Mengobati Penyakit Diare

Diare merupakan gangguan yang menyerang sistem pencernaan manusia. Selama ini mungkin kita sering menggunakan obat-obatan untuk mencegah maupun mnegobati penyakit ini.
Dengan memanfatkan jantung pisang maka kamu tidak perlu lagi menggunakan obat untuk menyembuhkannya. Cukup gunakan ramuan tradisional ini yaitu dengan cara:
  • Bakar jantung pisang hingga bagian dalamnya sudah masak.
  • Ambil bagian yang tidak hangus. Lalu beri sedikit bumbu urap yang diambil dari kelapa muda.
  • Setelah itu santaplah jantung pisang seperlunya dan lakukan cara ini hingga sembuh.
Menurut para orang tua dahulu biasanya mereka selalu menggunakan jantung pisang untuk pengobatan dan kesehatan tubuh. Sehingga bagi mereka jantung pisang merupakan sayuran wajib yang selalu hadir pada menu makanan.
Namun dewasa ini banyak orang lebih memilih makanan instan yang sudah terbukti banyak mengandung penyakit. Sudah selayaknya kita kembali makan sayuran agar tubuh sehat dan tetap terjaga.
Adapin jantung pisang yang bagus dan layak untuk dikonsumsi pada menu harian kamu adalah pisang gepok, pisang batu dan pisang siam.